Pemerintah Gampong Gelar Rembuk Stunting, Bahas Usulan Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Banda Aceh, Jumat (19/06/2026) – Pemerintah gampong menggelar kegiatan Rembuk Stunting yang dihadiri oleh perangkat gampong, pendamping desa, kader stunting, serta kader-kader lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya perencanaan program pencegahan dan penanganan stunting melalui penjaringan aspirasi dan kebutuhan di tingkat gampong.

Rapat berlangsung dengan suasana diskusi yang aktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai usulan yang dianggap penting dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko stunting.

Dalam forum tersebut, sejumlah usulan yang disampaikan antara lain pengadaan alat pengukur tekanan darah (tensi), pita Lingkar Lengan Atas (LILA), alat ukur pertumbuhan balita, rompi atau seragam kader, kebutuhan Alat Tulis Kantor (ATK), pencetakan blangko Integrasi Layanan Primer (ILP), pelatihan bagi kader ILP, serta pemberian penghargaan atau hadiah kepada orang tua yang aktif mengikuti kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB).

Peserta rapat menilai bahwa berbagai kebutuhan tersebut penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan kesehatan dan peningkatan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, narasumber yang hadir menyampaikan bahwa seluruh usulan yang diajukan perlu dikoordinasikan lebih lanjut dengan pelaksana kegiatan terkait. Hal ini bertujuan agar setiap usulan dapat disesuaikan dengan ketentuan dan kemampuan anggaran yang tersedia, sehingga program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, Pemerintah Gampong berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah gampong, kader kesehatan, pendamping desa, dan masyarakat dalam mendukung percepatan penurunan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.